Berteman Dengan Jin




Berita ini baru ku ketahui ya selama tinggal di kudus sini setelah bersuami, taunya dari suami juga kalau berteman dengan jin banyak sekali ujiannya. Seperti contoh budeku sendiri (budenya suami), selama di tinggal mati suaminya banyak hal yang tak terduga olehnya. Anaknya menjadi kafir, ada yang meninggalkan sholat dan bude sendiri tidak punya pendirian, itu akibat suaminya dahulu menggunakan klenik atau jimat yang berhubungan dengan jin.


Selain si pengguna, ini juga berimbas ke orang-orang di sekitar, seperti adik bapak mertuaku, beliau di ajakin nikah oleh kyai (pondok) untuk di jadikan istri ke tiganya, sebut saja mb isna (nama samaran) menolak dengan baik-baik tapi ternyata mb isna di guna-guna hingga sekarang belum sembuh-sembuh walau sudah di rukyah. Mb isna sampai sekarang jika di ajak menikah oleh laki-laki selalu menolak, membrontak ketakutan jadi hingga sekarang masih lajang, kasihan ya.

Kasus yang ku alami sendiri, adik sepupu yang tinggal bersamaku di rumah sekarang pernah belajar ilmu begituan, apa lagi di kudus sangat banyak sekali ilmu2 begitu, suatu hari dia ikut pelatihan hingga beberapa bulan sampai menguasai semua walau belum final, ada kejadian-kejadian aneh dirumah. Seperti kran tiba-tiba nyala sendiri di tengah malam padahal kami sedang nonton tv semua, pernah juga si adik mendengar cekikikan orang di tengah malam waktu lagi masak buat sahur, sejak itu si adik sepupu tak ancem kalau tidak berhenti belajar ilmu begituan tak usir dan alhamdulillah setelah berhenti tidak ada lagi keanehan-keanehan dirumah ini.

Kemaren habis ziarah ke tempat temen yang anaknya baru 2 pekan meninggal dunia. Beliau cerita, tidak wajar anaknya pergi, setelah di usut-usut ternyata memang benar.
Secara medis, anaknya itu normal, sehat pokoknya semuanya baik-baik saja, tetapi tidak mau keluar atau lahir normal akhirnya di caesar, bayi tidak menangis dan susah bernafas. Para dokter pun heran kok bisa seperti itu, memang "kun fayakun" jika kehendak Allah tetapi ada keanehan sebelum bayi itu lahir.

Flashback

si ibu (teman) dahulunya pernah kerasukan jin selama 6 bulan, setiap mendengar bacaan alquran selalu marah akhirnya di rukyah, 3 perukyah pun mental karena saking kuatnya jin yang ada di dalam tubuh temanku, alhamdulillah rukya berjalan terus hingga keadaan membaik walau si jin belum keluar.

"sesungguhnya Allah tidak akan mengubah keadaan suatu kaum sebelum mereka mengibah keadaan rdiri mereka sendiri" (surah : Ar-ra'd ayat 11)

Jadi, temanku itu juga memperbaiki ibadah dengan di paksa agar si jin itu lenyap dari dirinya, benar saja, jin itu berangsur melepaskan diri dari tubuh temanku itu. Setelah di tanya-tanya perukyah, ternyata dulu mbah buyutnya memang punya jimat atau klenik. kebanyakan orang yang punya jimat, pasti minta tumbal misal kacaunya keluarga, mengganggu anak cucu itu sudah pasti tetapi si pengguna jimat itu tidak tau tapi otomatisnya begitu. 

Lalu setelah temanku itu menikah, hamil anak pertama banyak kejadian-kejadian aneh, dia merasa di ikuti jin, lewati di depannya sekelebat hitam dan kata pamannya (waktu itu dia bercerita dengan keluarganya) dan pamannya itu juga pengguna jimat bilang, kalau jin itu ingin mengganggu anak temanku dan benar saja setelah melahirkan si bayi menangis terus tak henti-henti akhirnya di obatin oleh ust (ngakunya) akan merukyah si bayi tersebut tetapi si ust tidak berani karena jinnya terlalu kuat dan berwujud barong. Padahal ya, perukyah itu tidak bisa melihat jin, yang bisa melihat jin adalah pengguna jin karena di bantu oleh jin. Maka mustahil apa yang di baca ust tersebut adalah ayat-ayat ALLAH, pasti ada embel-embel pemanggil jin nya. Tapi karena kasihan, akhirnya si ust tersebut mau mengeluarkan jin yang mengganggu bayi temanku itu, alhamdulillah bayinya selamat tapi si ust yang kena imbasnya, beliau menderita leher tak bisa bergerak selama 10 bulan.

Dan anak yang kedua ini, yang telah meninggal juga demikian, kata pamannya ada orang yang ingin mengambil bayi itu (orang yang tidak suka dengan keluarganya). Rumah yang ia tempati juga sudah banyak jinnya (katanya lagi) semua informasi itu dari jin. Informasi itu bisa benar bisa juga salah karena jin selalu menguping berita dari langit, jika di akui kebenarannya maka kita syirik. Jadi jauhilah hal-hal yang berbau jin.

Sampai suatu hari setelah kejadian itu dan ramalah si pamannya melalui jin, si temanku disuruh membuat cincin dari (apa ya lupa, asing katanya) untuk dipakai dia dan suaminya agar terhindar dari gangguan, menimbun atau merebus telur bebek (jumlahnya lupa) intinya untuk tolak balak. Semua itu termasuk kesyirikan, temanku itu tidak sreg dengan semua itu akhirnya tidak menjalankan perintah pamannya. Alhamdulillah dapet pencerahan dari Ustzh kemaren, jangan mengikuti perintah-perintah pamannya itu karena itu sama saja syarat untuk jin tersebut, mintalah pada ALLAH, dan akan di rukyah lagi rumah itu oleh suami temanku yang lain.

Bismillah, semoga temanku itu terhindar dari gangguan-gangguan sebangsa jin lagi, termasuk aku dan teman-teman yang lain. Jika kita tidak berhubungan dengan jin insyaALLAH kita tidak akan berurusan dengan jin, yakin saja. Sebisa mungkin mendakwahi semua keluarga, trmasuk orang tua kita yang pernah atau masih menggunakan jimat agar terhindar dari mala petaka, karena itu berimbas ke anak cucunya kelak. Na'uduzubillah

NB : Orang yang mempunyai jimat atau klenik, akan susah matinya. Sudah banyak buktinya. apa lagi di kudus, banyak sekali yang menjual jimat dan ilmunya seperti bisa menyembukan sakit, memindahkan penyakit ke hewan, anti bacok dll sepakt di jual hanya 100ribu separoh untuk infaq masjid, begitu kira-ira promosinya di setiap jalan atau di masjid (papan pengumuman) dan di kudus hal seperti itu di anggap wajar.

sumber : kisah nyata dari para sumber yang bercerita langsung atau mengalaminya langsung


1 komentar:

Powered by Blogger.

Pages

Blogger templates

Popular Posts