Cerita Anak SMA "Perjuangan"

Jadi teringat masa-masa SMA dulu. sangat prihatin sekali. gimana tidak, kendaraan untuk pergi kesekolah saja susahnya bukan main. memang sih jalan di daerah kami tidak bagus, berlobang-lobang dan jelek sekali. bus tidak berani masuk ke kampung ku, hanya truk dan vuso saja yang berani masuk. itupun karena membawa pasir, batu dan bata.

Pernah beberapa bulan bus masuk ke desaku untuk mencari penumpang anak sekolah, tapi karena anak sekolahnya yang jail bin usil. kadang anak-anak tidak mau bayar ongkos, padahal cuma 500 perak. klo untuk jajan di kantin bisa untuk makan nai uduk sih. nahh semenjak itu bus tidak mau masuk, di samping jalannya yang jelek, anak-anaknya juga tak tau di untung.

Nangis-nangis deh kami yang anak baik (ciehh ciehhh anak baik hehe)merasa kehilangan bus kesayangan. karena memang itu bus satu-satunya yang masuk ke kampung. semenjak itulah kami anak sekolah kalau pergi kesekolah selalu naik truk atau vuso. itu pun harus cepet-cepetan dan berdesak-desakan, rebutan, pokoknya siapa cepat dia dapat deh kalau pengen sekolah. setiap hari selalu telat kesekolah, gimana tidak telat. truk yang kami tumpangi itu berangkatnya jam 8, sedangkan kami masuk jam 7.30, jarang rumah ke sekolah 1/2 jam. setiap senin selalu petak umpet sama guru-guru.

Senin adalah rutinitas kami yaitu upacara. kalau telat, selalu sembunyi di semak-semak agar tidak ketahuan guru, karena kalau telat selalu di jemur dan berlari mengelilingi lapangan (hadooohhh bisa kurus ntar aku haha). padahal para guru sudah tau bahwa kami sselalu telat setiap hari, kendalanya di kendaraan, tapi kok tidak ada dispensasi, pokoknya kalau telat upacara selalu kena hukuman (capek dehhh)

Dua tahun pun berlalu, waktu itu kenaikan kelas 3. aku bingung sangat bingung sekali. kelas 3 itu pemilihan kejurusan antara IPA dan IPS. hati berkata aku pingin sekali masuk IPA taapi apa mau di kata, teman-teman pada masuk IPS. bukannya aku ikut-ikutan, masalahnya ini ada di kendaraan. tau sendiri kalau ke sekolah itu naik truk dan vuso, itu juga berebut, kadang juga jalan. sampai pernah aku sama temen-temen pulang sekolah jalan kaki karena tidak ada satu pun truk, vuso yang lewat, ada pun tidak mau di tumpangi. akhirnya kami jalan kaki, dari sekolah jam 12 siang sampai rumah magrib jam 18.30. subhanallah.....rasanya kaki mau copot, hati rasanya pengen marah karena tidak di jemput. gimana mau jemput, orang tua tidak tau, maklum jaman aku dulu belum ada HP. akhirnya sampai rumah hanya bisa nangis aja (mengenaskan ya hehe)

Nahhh, itu tadi masalahnya aku ikut-ikut temen masuk ke IPS, padahal aku paling tidak suka hafalan :(( tapi akhirnya aku paksa deh (walau sampai sekarang masih tidak suka menghafal hehe).

Jadi inget dulu kelas satu SMA, yang aku ingat di pelajaran bahasa indonesia ada mengarang itu waktu SMA. nahh dulu setiap pelajaran bahasa indonesia, satu pun kalau ada tugas mengarang aku tidak pernah mengerjakannya hahaha jangan di tiru ya. karena aku tidak suka mengarang. aku bilang ke temenku "sri, aku ndak mau mengarang ahhh, mengarang itu kan tak boleh,sama aja mengada-ada cerita, berarti sama aja bohong kan" trus temenku itu bilang ke guru hehe di jelasin deh kalau mengarang itu bukan berbohong, tapi bercerita gitu. tapi tetep aja aku tak bisa mengarang, akhirnya setiap ada tugas mengarang selalu minta buatkan temen, tapi temenku juga kalau ada tugas matematika selalu minta ke aku haha barter seritanya. aku tak sombong ya, aku bukan pintar dalam pelajaran matematika tapi aku suka aja, walau nilainya jelek juga sih haha

Aaahhh klo mengenang kisah masa-masa SMA itu tidak ada habisnya, menyenangkan sekali :D
pernah juga lo naik vuso di belakangnya haha bener deh, susah banget naiknya. vuso itu kan tinggi banget yaa, besar gitu seperti raksasa menurutku :D

2 komentar:

  1. ahhh apa iya? jangan-jangan dulu kita barengan ya naik truknya haha

    ReplyDelete

Powered by Blogger.

Pages

Blogger templates

Popular Posts